Fisikastudycenter.com- Ilustrasi pembentukan bayangan pada lensa cembung, benda di ruang 1, 2, dan 3. Serta sifat-sifat bayangan yang dihasilkan.

Berikut ilustrasi pembentukan bayangan pada sebuah lensa positif atau lensa cembung.

Lensa ini bersifat mengumpulkan sinar atau konvergen.

Sisi dimana benda diletakkan disini dinamakan sisi depan dengan demikian sisi satu lagi adalah sisi belakang.

Variasi letak bendanya:

Benda berada di ruang 1

Benda berada di ruang 2

Benda beradadi ruang 3.

Perhatikan gambar-gambar berikut:

 

Benda terletak diantara F dan 2F atau benda berada di ruang II.



Fisikastudycenter.com- Cara memasang amperemeter dan voltmeter untuk pengukuran besaran kuat arus dan tegangan listrik pada sebuah rangkaian listrik.

Materi : Listrik Dinamis

Kelas : 9 SMP / 10 SMA

Topik: Pengukuran Besaran Listrik.

Ampermeter

Voltmeter

Ilustrasi berikut menunjukkan bagaimana pemasangan amperemeter pada sebuah rangkaian.

Sinar-sinar istimewa pada cermin cekung. Cermin cekung bersifat konvergen atau mengumpulkan sinar sementara cermin cembung bersifat divergen atau menyebarkan sinar.

Ada tiga sinar istimewa pada cermin cekung. Perhatikan ilustrasi berikut:

Fisikastudycenter.com- Menentukan jenis kutub magnet pada kumparan yang dialiri arus listrik searah / DC atau biasa disebut elektromagnet.

Magnet ini terbuat dari kawat konduktor yang dililit dalam jumlah tertentu kemudian dialiri oleh arus listrik searah / DC (bukan arus bolak-balik atau AC).

Perhatikan ilustrasi berikut bagaimana menentukan kutub utara (U) atau selatan (S) suatu elektromagnet kumparan.

Fisikastudycenter.com- Cara menentukan arah gaya lorentz pada kawat dialiri arus yang berada dalam medan magnet.

Berikut ini cara menentukan arah gaya magnetik atau gaya lorentz dengan menggunakan kaidah tangan kanan.

Rumus gaya lorentz F pada kawat sepanjang l yang berada pada medan magnetik B adalah F = Bil sin θ dimana θ adalah sudut yang dibentuk antara arah B dan arah i.

Jika θ adalah 90° maka rumusnya menjadi F = Bil saja.

Perhatikan contoh pertama berikut:
Pertama-tama harus tahu dulu arah medan magnetnya. Jika diberikan kutub U dan S, maka arahnya adalah dari U menuju ke S, seperti ilustrasi di bawah. Berikutnya adalah arah arus i, dimana arah arusnya tergantung soal.

Pada contoh pertama ini arah arusnya sudah ditentukan yaitu ke arah bawah.