Fisikastudycenter.com- Menentukan jenis kutub magnet pada kumparan yang dialiri arus listrik searah / DC atau biasa disebut elektromagnet.

Magnet ini terbuat dari kawat konduktor yang dililit dalam jumlah tertentu kemudian dialiri oleh arus listrik searah / DC (bukan arus bolak-balik atau AC).

Perhatikan ilustrasi berikut bagaimana menentukan kutub utara (U) atau selatan (S) suatu elektromagnet kumparan.


Topik : Kemagnetan
Level : SMP

Seutas kawat konduktor dibuat lilitan melingkar untuk dijadikan sebuah elektromagnet. Untuk sekedar contoh di sini kawat dililitkan empat kali saja, namun semakin banyak jumlah lilitan yang dibuat magnet yang dihasilkan akan semakin kuat.

Sebuah sumber arus listrik DC kemudian dipasang pada lilitan dan ditambahkan sebuah saklar seperti gambar di bawah. Setelah saklar ditutup atau dinyalakan maka arus listrik akan mengalir sepanjang kawat melalui lilitan dan kumparan akan menghasilkan medan magnet di sekelilingnya.

 

Menentukan Kutub-kutub Magnet

  • Gambar jalannya arus listrik yang keluar dari kutub positif sumber listrik, sekali lagi selalu keluar dari kutub positif (yang panjang). Beri tanda panah sepanjang lintasan yang dilalui arus hingga masuk ke kutub negatif sumber (yang pendek).
  • Perhatikan arah melilit kawat, untuk contoh pertama di atas lilitan kawat di ujung kiri, melewati bagian belakang media yang dililit yang digambarkan sebagai sebuah tabung.
  • Akibatnya karena mengikuti jalur lilitan maka arah arus di bagian depan tabung adalah ke bawah dan berulang beberapa kali hingga akhirnya keluar lilitan melewati sisi depan tabung menuju kutub negatif.
  • Gunakan kaidah tangan kanan untuk menentukan kutub utara dan selatan magnet.
  • 4 jari sesuaikan arahnya dengan arah arus di bagian depan tabung, arah kuku-kuku jari searah dengan anak panah di bagian depan kumparan, yang berakibat ibu jari berada di sebelah kanan.
  • Arah yang ditunjuk oleh ibu jari (kanan) menjadi kutub utara magnet kita, sehingga selatannya ujung kiri kumparan.


Bedakan contoh yang kedua ini dengan yang di atas. Lilitan pertama kawat pada ujung kiri, melalui sisi depan terlebih dahulu, yang tadi lewat belakang, sehingga terjadi perbedaan arah arus pada bagian depan tabung. Untuk yang ini arahnya pada ke atas.

Akibatnya penerapannya tangan kananpun berkebalikan dengan contoh pertama, demikian juga kutub-kutub magnet yang dihasilkan.